Umumnya satu jenjang pendidikan memiliki minimal satu lab komputer bahkan bisa saja lebih, tergantung dari banyaknya murid. Dan kondisi yang umum terjadi adalah hampir semua sekolah menggunakan satu PC untuk satu Siswa. Bahkan jika sekolahnya masuk ke golongan kelas menengah ke atas mereka menggunakan satu laptop untuk satu siswa.
Thin Client
Para pekerja atau pemerhati teknologi pastinya sudah tidak asing akan teknologi Thin Client yang memiliki ciri khas adalah membagi sumber daya satu PC agar dapat digunakan bersamaan dengan lebih dari satu monitor.
Atau jika anda belum pernah mendengar apa itu Thin Client, beberapa artikel berikut dapat membantu anda untuk mengetahui lebih jauh
http://en.wikipedia.org/wiki/Thin_client
http://irwinday.web.id/2008/03/18/thin-client-vs-fat-client/
http://harry.sufehmi.com/archives/2007-04-15-1451/
http://openthinclient.org/home
Nah jika anda telah membaca beberapa artikel di atas semoga semakin mempermudah pemahaman anda mengenai apa yang dimaksud dengan teknologi Thin Client.
Namun sebelumnya anda juga harus mengetahui beberapa tahun silam teknologi Thin Client tidak secanggih saat ini, untuk dapat menikmati Thin Client saat itu selain anda harus memiliki satu PC untuk host/server anda juga harus memiliki beberapa unit PC untuk dijadikan client atau workstation. Yang membedakan adalah pada sisi client/workstation anda tidak perlu menyertakan Hard Disk, cukup PC yang dilengkapi dengan fasilitas kartu jaringan/ethernet card untuk terhubung ke host/server.
Saat ini sudah cukup banyak teknologi Thin Client yang semakin mempermudah para penggunanya dengan harga yang tergolong cukup murah juga.
Berikutnya saya akan sedikit berbagi pengalaman yang semoga dapat anda gunakan untuk referensi mewujudkan Lab Komputer yang ramah terhadap lingkungan atau bisa juga disebut Green Lab atau Green Computing .
1. NComputing
NComputing cukup unik, dari sisi marketingnya produk NComputing berslogan “Put 30 users on 1 Computer”, dapat kita bayangkan berapa banyak energi yang dipangkas jika 1 PC dapat dibagi hingga ke 30 monitor dan dapat digunakan secara bersamaan.
NComputing bekerja tidak hanya pada satu sistem operasi saja, saat ini Ncomputing berjalan dengan baik pada windows XP dan Ubuntu seri 7. Dengan menggunakan aplikasi VSpace NComputing dapat membagi secara virtual beberapa user sehingga para user tersebut tidak akan merasakan komputer mereka adalah sama.
Saat ini NComputing memiliki 3 seri diantaranya seri X, L dan U. Untuk informasi lebih lengkap silahkan anda kunjungi www.ncomputing.com
2. HP Multiseat + Windows Multipoint Server 2010
Produk yang baru saja diluncurkan ini merupakan produk baru dari HP yang memang khusus ditawarkan bagi segmen pasar pendidikan, dari beberapa presentasi produk yang saya ikuti HP sangat konsisten memikirkan penerapan dan penggunaan komputer khususnya didunia pendidikan dapat lebih optimal dengan teknologi yang mereka ciptakan.
Kolaborasi dengan Microsoft dengan produk khusus yang bernama Windows Multipoint Server 2010 yang merupakan sistem operasi plus aplikasi yang dapat digunakan oleh banyak pengguna dengan satu komputer saja dalam waktu yang bersamaan.
Fitur unik dari HP Multiseat adalah mudah instalasi, cukup dengan membuka boks paket dan memasangkan kabel sesuai dengan urutan pada buku panduan maka dengan mudah anda sudah dapat menghubungkan 1 komputer untuk maksimum 10 pengguna. Selain itu HP Multiseat tidak menggunakan adaptor listrik langsung dari terminal listrik, melainkan melalui kabel USB yang sudah tersedia di dalam paket pembelian. Sudah jelas energi yang dihasilkan sangat sedikit sekali, sehingga penggunaan energi listrik untuk lab komputer dapat sangat optimal.
informasi lebih lanjut mengenai HP Multiseat : http://www.hp.com/sbso/busproducts_PC-multiseat.html
informasi lebih lanjut Windows Multipoint Server 2010 : http://www.microsoft.com/windows/multipoint
3. Wyse E01 Zero Client with Windows® MultiPoint™ Server 2010
Tidak berbeda jauh dengan HP Multiseat Wyse E01 Zero Client juga berkolaborasi dengan Windows MultiPoint Server 2010 untuk dapat membagi akses 1 komputer ke 10 pengguna secara bersamaan. Perbedaan yang signifikan adalah pada Wyse Zero Client terdapat 4 USB port yang dapat dipakai langsung oleh pengguna tanpa perlu akses ke PC server/host.
informasi lebih lanjut : http://www.wyse.com/solutions/education/shared-desktops/multipoint/
Lebih lanjut mengenai beberapa perusahaan lain yang fokus pada pengembangan teknologi thinclient khusus pendidikan anda dapat membuka website http://www.microsoft.com/windows/multipoint/solutions.aspx.
Sedikit catatan, jika anda ingin menggunakan teknologi thin client untuk sekolah, atau lembaga pendidikan lainnya, beberapa faktor berikut dapat jadi pertimbangan :
1. Layanan Purna Jual, hal ini sangat penting karena ketika terjadi masalah terutama kerusakan pada sisi perangkat keras anda dapat dengan mudah melakukan komplain sesuai layanan yang disepakati. Sepengetahuan saya khusus Indonesia HP memiliki jaringan service center yang sangat kuat dan sudah sangat dijangkau terutama di kota-kota besar.
2. Kemungkinan Kerja Sama, dalam membeli suatu produk tidak hanya faktor harga yang murah yang harus jadi pertimbangan, akan tetapi setelah membeli apakah ada kerja sama yang dapat dilakukan antara pihak sekolah dengan pihak perusahaan, sehingga sekolah akan sangat terbantu dari sisi dukungan diluar produk dari perusahaan terutama sisi promosi sekolah.
Jika anda sudah siap memilih dan akan menggunakan teknologi Thin Client untuk kegiatan belajar mengajar komputer di sekolah, tentunya akan ada perbedaan yang sangat kentara, pertama tentunya di lab komputer dengan 30 komputer, maka hanya akan ada 30 monitor dan 1 komputer atau 4 komputer.
Hi, my name is MicoKelana, I'm an experienced web developer from Jakarta, Indonesia. I'm familiar with Open Source CMS such as Joomla, Drupal & Wordpress. See my portofolio: at 


nice info mas,,, minta izin nge-share ya… backlink tetep ke sini kok… oce ;)
he..he..siap pak….
apalagi jika OS-nya pakai Linux Free. pasti makin murah sekali