Jika sebelumnya kita telah mencoba melakukan instalasi Joomla CMS secara lokal dengan menggunakan XAMPP-Lite, kini kita telah siap mengonlinekan Joomla CMS kita menggunakan online server. Kemudian apa saja yang harus kita miliki agar website Joomla kita online sama seperti yang telah kita lakukan pada webserverlokal.
Tentunya anda harus memiliki nama domain berikut dengan server hosting. Ada banyak layanan hosting dan domain dengan harga terjangkau, namun anda juga harus memilah-milah kegunaan server tersebut sejauh mana. Jika kebutuhan anda besar tidak ada salahnya anda mengkonsultasikannya dengan perusahaan hosting yang anda pilih.
Saya mengasumsikan bahwa anda telah memiliki sebuah domain dan server hosting yang telah siap, anggap saja domain anda “tesjoomla.com”. Dan tentunya saya juga mengasumsikan anda telah mengetahui bagaimana proses upload file-file ke server yang anda miliki. Umumnya banyak pengguna yang menggunakan “ftp client” untuk mengupload file-file ke server online yang mereka miliki. Mungkin aplikasi FileZilla dapat anda gunakan sebagai alternatif ftp client anda.
Agar proses upload lebih cepat saya menyarankan upload source joomla CMS tetap dalam format kompresan .zip atau format .tar.gz jika anda mendownload format tersebut. Mengapa demikian, karena umumnya server hosting saat ini telah menyediakan script yang memungkinkan kita untuk melakukan ekstrak file arsip tersebut secara online, dan prosesnya juga tidak memakan waktu yang lama.
Setelah anda berhasil melakukan upload dan telah mengekstrak file source Joomla CMS, maka anda dapat memulai instalasi. Akan tetapi anda wajib membuat sebuah database MySQL terlebih dulu, karena umumnya perusahaan hosting tidak memperbolehkan penggunanya membuat database secara otomatis, jadi siapkan terlebih dulu database kosong yang anda siapkan untuk Joomla CMS anda. Jika database tersebut sudah anda buat, jangan lupa dengan setiap konfigurasinya (nama database, user name dan password).
Tidak banyak perbedaan instalasi Joomla CMS secara online dengan yang lokal, perbedaan terdapat pada pengisian formulir “MySQL Database Configuration“, berikut screenshot untuk mempermudah anda :
Umumnya konfigurasi berikut yang anda gunakan :
Hostname : Localhost (99 % anda tidak perlu mengganti opsi berikut)
My SQL User Name : namalogindomainanda_namadatabase
contoh : micokelana_tesjoomla (jika nama login = micokelana dan nama database (tesjoomla)
MySQl Password : password yang anda gunakan
MySQL Database : namalogindomainanda_namadatabase
Tahapan-tahapan lainnya tidak akan berbeda dengan tahapan-tahapan yang telah anda lewati dengan instalasi secara lokal dengan XAMPP-Lite webserver.
Berikut demo server untuk website demo yang telah saya buat pada server hosting yang saya miliki, berikutnya server inilah yang akan menjadi halaman demo untuk tutorial joomla yang saya buat. Selamat mencoba ![]()



Nah, ini dia yang saya tunggu2 dari lo Mic. Terus terang gw dah lama banget nunggu postingan lo tentang jomla.
Saya ambil ya dokumennya, dan akan saya simpen.
Tenang aja bos, hak cipta masih ada di lo.
tengkiyu ya.
kebetulan lagi cari2 upload jomla eh ternyata nemuin disini, ntar saya coba dulu ilmu baru nya. thanks
Kalo menurut saya nda perlu upload manual untuk meng-online-kan website Joomla. Temen2 bisa menggunakan fasilitas Fantastico untuk instalasi file Joomla secara online. Kunjungi aja http://www.cmsindo.com atau http://www.freephphoster.com untuk paket hosting website CMS gratis ( termasuk Joomla )dengan fasilitas CPanel Fantastico gratis. Tersedia juga tutorial instalasinya yang bisa didownload gratis di http://www.freephphoster.com. Selamat mencoba guys…
eoiiiiiiii
mas nanya klo mao pakai joomla. diantara php triad, wamp, xampp, mana yang paling compatible dengan joomla?
omwebmaster : wah promosi sekali anda ini, btw fantastico kan berlaku klo penyedia hostingnya pake Cpanel, klo gak kan tetep butuh manual, Upload manual pastinya lebih mudah, karena user joomla tidak perlu melakukan customize secara online, klo udah jadi baru deh di upload.
eva cristinne: utk bundle AMP for joomla yang cukup kompatibel ya WAMP, XAMPP, X!J, klo triad yang versi terakhir tuh 2.2.1 yah, itu jangan dipake utk customize joomla ya…
Freephphoster makin g bner ah. Awalnya sih g ada masalah, lama kelamaan mulai muncul masalah. Fantasticonya g bisa digunain, terus cpanelnya kadang aneh, g bisa buka file manager. Sekarang lebih parah lg, web yang udah dihost blank alias g bisa dibuka, pdhl di filemanager masih utuh. Sedih sekali….
mas saya udah coba instalasi seperti yang mas sebutin itu…
tapi kok tetap ga` bisa … saat dah selesai langkah ke 4, tapi balik lagi ke langkah pertama,..
ada pesan yang isinya register global on ….. istead of…
trus juga ada beberapa file yang unwrite…
Trust, gimana donk cara mengatasinya..
Terima kasih atas pencerahannya…
Saya pemakai baru joomla, masih awam
d_fana : kalao ada pesen “register global on ….. istead of…” itu berarti server anda dalam kondisi settingan register globalnya on, harus anda rubah ke off, anda menggunakan joomla versi apa..?? coba hubungi admin hosting anda untuk mensetnya menjadi off. Kalau untuk file yang unwritable anda bisa merubah hak aksesnya melalui admin panel hosting anda atau menggunakan ftp client.
mas mic, aku udah install, tapi di step 4 kembali ke pre-installation check. udah itu, aku buka lagi eldo-s.co.cc, gak bisa, nyambung ke 000webhost. gimana tuh?
Eldo : saya mampir ke eldo-s.co.cc barusan, saya lihat pada opsi Directory&File Permissionnya masih merah semua (unwriteable), usahakan yg masih berwarna merah tersebut anda perbaiki sehingga berwarna hijau.
Terus karena joomla tidak dapat menulis pada root directory shg gak bisa buat file configuration.php directly nanti anda copy paste terus buat manual file tersebut.
gimana solusinya kalo web lagi blank, please….
Wahyudin : Blank kenapa ya..?? yakin gak ada kesalahan pada servernya..??
mungkin perlu ditambahkan juga tutorial ini tentang pengaturan directory permission (cmod) agar setelah proses instalasi selesai admin dapat mengkustom joomla tsb dengan lancar … thanks. more
Untuk Directory Permission bisanya pada Control Panel Hosting sudah menyediakan shortcut untuk merubah mode keamanan pada setiap directory. Untuk memudahkan anda set saja directory permission ke 755 atau 644 yang berarti read for all, dan beberapa file config yang dapat memudahkan pengaturan lewat Backend Joomla anda set ke 777 (pastikan anda berhati-hati pada mode ini, karena memungkinkan ditulis dari luar oleh pihak-pihak tertentu.