Minggu kemarin sehabis nonton di Depok Town Square, karena cukup lama duduk didalam bioskop, ditambah suhu yang cukup dingin membuat saya ingin buang air kecil. Sengaja agak ditahan agar tidak ketinggalan cerita dari film yang saya tonton. Ketika layar penutup ditampilkan saya langsung keluar dari dalam teather, tentu saja tujuan utama saya adalah toilet. Karena jenis kelamin saya pria tentunya toilet pria yang saya masuki
.
Sudah berdiri didepan toilet dengan posisi siap siaga, terdengar bunyi air dari toilet, air tersebut merupakan air yang otomatis keluar untuk membersihkan ketika pengguna telah buang air kecil. Hanya sangat disayangkan air tersebut keluar lebih dulu, padahal saya belum selesai, karena sudah biasa bersih sehabis buang air kecil saya selalu membasuh dengan air.
Sangat disayangkan saya tidak mengerti betul cara kerja toilet otomatis tersebut, saya mencoba mengulangi gerakan ketika saya mulai berada dihadapan toilet tersebut, tetapi tetap saja toilet tersebut tidak mengeluarkan air untuk bersih-bersih. Mencoba melihat kiri dan kanan, ternyata para pengguna lain juga agak kebingungan, malah kebanyakan diantara mereka langsung menyelesaikan tanpa bersih-bersih terlebih dulu.
Untungnya di kamar kecil tersebut ada kertas pembersih (tissue), karena letaknya tidak jauh dari posisi saya berdiri, akhirnya saya memilih kertas pembersih tersebut sebagai sarana bersih-bersih sehabis buang air kecil, (akhirnya).
Beberapa detik setelah saya meninggalkan toilet tersebut, terdengar bunyi kucuran air….. Dodol….. tadi ditunggu-tunggu gak keluar-keluar, eh giliran sudah selesai dia keluar juga.
Apa ada yang bisa menjelaskan cara kerja toilet tersebut bagaimana…?? Terus terang saya sudah beberapa kali buang air kecil di toilet tersebut tetapi belum menemukan cara jitu untuk menanganinya.


Lebih enak yang tradisional aja man, lebih praktis….he he he
kenapa ya otomatisasi malah bikin repot, yang ada di toilet itu pada gengsi ya kenapa tidak bertukar pendapat
wah abis buang air kecil ngak nemu air aih risih dech
toiletnya salah setting cron daemonnya kali
Wah sama, cuman saya mengalami kejadian yang sama dengan Mico pada tahun 2003, waktu itu saya mengikuti seminar Cisco di JW Marriot Surabaya. Mungking saking ndesonya saya atau teknologi yang kurangi sosialisasi.
Sebenarnya cukup gampang (tapi kok gak ngerti lho) karena menggunakan infra merah, cukup dengan memiringkan badan kita sehingga sensor bebas tidak terhalang, kemudian kembali posisi semula pasti deh anda bisa bersih-bersih.
Mas Capung tips tersebut sudah saya gunakan, kadang berhasil kadang gak… Memang di atas toilet tersebut ada seperti lensa gtu (mungkin infra merah tsb) emang ndeso nih..
apakah keluarnya air itu setiap sekian waktu atau gimana yah?
Gw dari dulu paling anti ama tiolet yang beginian. Memang sih keliatannya sepele, toh buat buang air kecil aja. Tapi persoalannya bersuci (istinja’) dari buang air kecil bagi umat Islam adalah perkara yang sangat penting sekali. karena jika kita tidak bersuci / bersih-bersih setelah buang air. Bagaimana kita sholat jika sudah datang waktu sholat.
Karena itu kalo di mall kedapatan tiolet model gitu, saya lebih memilih tahan dulu sampai dapat air
hahahaha katro
/