Sore tadi saya bersama rekan-rekan kantor menyerahkan beberapa sumbangan untuk korban banjir ke dua lokasi yang tidak jauh dari kantor yang bertempat di kelurahan Pondok Pinang Jakarta Selatan. Sumbangan diperoleh dari orangtua murid serta para donatur yang terdiri dari, mie instan, makanan ringan, susu, obat-obatan, air mineral, perlengkapan mandi, perlengkapan wanita dan pakaian layak pakai.
Lokasi pertama yang kami datangi adalah korban banjir wilayah Jl. Komp. Deplu Pondok Pinang Jakarta Selatan. Kedatangan kami disambut dengan gembira oleh para korban banjir. Lebih gembira lagi air sudah surut dan tidak menggenangi rumah mereka lagi seperti beberapa hari sebelumnya. Wilayah tersebut ditempati oleh 20 kepala keluarga yang rumahnya tergenangi oleh air mencapai ketinggian 200 cm.
Lokasi kedua yang tidak jauh juga dari tempat saya bekerja, bertempat di Jl. Kampung Baru Pondok Pinang Jakarta Selatan. Setiba disana kami disambut oleh beberapa orang yang merupakan koordinator dari posko banjir wilayah tersebut.
Dilokasi tersebut terdapat dapur umum untuk para korban banjir yang menimpa 233 keluarga didaerah tersebut. Sampai hari ketiga air masih menggenai rumah mereka dengan ketinggian lebih dari 100 cm. Saat saya berkunjung ketinggian air mencapai 60 cm dibeberapa titik tertentu. Ibu RW yang mendampingi rombongan saya memberikan informasi bahwa saat ini para korban banjir menempati rumah warga yang tidak tergenang air dan rumah warga yang sudah bisa ditempati. Tragisnya satu rumah bisa ditempati hingga 5 kepala keluarga.
Kesibukan warga hingga hari ke-7 ini adalah menguras air akibat banjir dibeberapa lokasi yang masih tergenang. Semoga para korban diberi ketabahan menghadapi bencana banjir ini.
berikut gambar yang saya ambil
Suasana dapur umum di posko korban banjir
Seorang bapak dan anak kecil yang sedang menguras air akibat banjir
Seorang anak kecil yang sedang bermain air. Banjir de…kok malah main air ![]()






Hi Miko terimakasih reportasi nya,
kasihan mereka ya, mudah2an ada penyelesaian setelah ini bagaimana, apa mau begitu2 aja trus nanti kebanjiran. Aku bersyukur dan seneng banget ngeliat ada anak muda2 seperti kamu yang mau berbagi kepada yang kekurangan, semoga makin banyak lagi yang demikian, mungkin inilah hikmahnya.
Salam,
Evy
Ah mba evy bisa aja. Saya hanya ikut serta aja kok. Kayaknya gak bakal selesai klo ditangan pemerintah mba. He..he..