Jika sebelumnya saya hanya menyaksikan banjir diarea sekitar pondok cabe, pamulang, ciputat dan pondok pinang Jakarta Selatan secara langsung dengan mengabadikannya menggunakan kamera digital. Melihat air yang meluap dibeberapa daerah tersebut membuat saya semakin yakin, bahwa kejadian alam ini adalah akibat ulah tangan kita sendiri. Bagaimana aliran air tersebut mengalir tidak semestinya kerumah-rumah penduduk, harusnya aliran air tersebut mengalir teratur ke sungai, ataupun selokan-selokan yang tertata dengan baik.
Sabtu 3 Februari 2006 saya memberanikan diri untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor. Memang hari sabtu adalah hari libur yang biasa saya isi berkumpul dengan orang-orang yang saya sayangi . Setelah 5 hari bekerja tentunya lelah, maka dua hari saya habiskan untuk menghilangkan kebosanan selama dikantor. Gambar disamping mengawali perjalanan saya (Jalan alternatif Pamulang, dekat Uiversitas Terbuka)
Berbeda dengan hari sabtu sebelumnya, sabtu kemarin merupakan hari sabtu yang penuh dengan peristiwa yang membuat hati saya tersentuh. Kita ini manusia lemah yang selalu membuat onar, tetapi kita tidak sadar apa yang telah kita lakukan selama ini (kata hati saya).
Perjalanan saya adalah menuju lokasi yang katanya penyebab banjir Jakarta saat ini. Depok adalah lokasi yang saya tuju, dan depok memiliki daerah aliran sungai yang jika airnya meluap maka pintu airnya akan dibuka. Yang hebohnya jika pintu airnya dibuka maka airnya akan mengalir ke Jakarta, lebih heboh lagi air tersebut tidak mampu mengalir dengan baik jika sudah sampai Jakarta. ![]()
Video diatas saya ambil dari atas Jembatan Panus Depok, mengerikan melihat derasnya air yang mengalir. Banyak warga sekitar yang mengatakan bahwa mereka baru melihat kejadian ini pada tahun 2007 ini. Tadinya tim SAR bersama dengan beberapa staff Walikota Depok akan melintasi aliran sungai ciliwung menggunakan perahu karet, tapi melihat arus yang deras mereka tidak berani mengambil resiko lebih.
Berikut pemandangan yang sempat saya ambil
Semoga bencana ini cepat berakhir, dan bagi para korban banjir se JABODETABEK diberikan ketabahan oleh Tuhan YME. Amien.








iyah, sabar sabar aja ya mas yaaa
Ati-ati mas,
konon ini belum puncaknya hujan.
turut berduka dan perihatin pula, semoga allah monolong hamaba nya AMIN….