Bertempat di Pondok Cabe, Tangerang-Banten disuatu perumahan yang memiliki halaman terbuka, halaman tersebut ditanami berbagai jenis tanaman pangan seperti cabe, tomat, pare, pisang, bayam dan beberapat tanaman yang tidak saya ketahui.
Namun dari kesekian banyak tanaman yang ditanam ada salah satu tanaman yang menjadi pusat perhatian warga sekitar yang lalu lalang maupun orang yang sekedar lewat. Tanaman tersebut adalah pisang.
Apa yang membedakan pisang tersebut dengan pisang-pisang lain pada umumnya, jelasnya klik pada thumbnail gambar. Pisang tersebut cukup panjang dari ukuran pisang pada umumnya, mungkin sekitar 160 cm. Pada gambar dibawah ini dapat kita lihat ukuran dari pisang tersebut bersama pemilik.
Pemilik Pisang 1000 berdiri diatas bangku
sektiar 160 cm panjang pisang tersebut
Menurut beberapa ahli perpisangan (para komentator yang mampir untuk melihat), pisang tersebut akan terus bertambah panjang hingga jantung pisangnya habis.
Ketika saya bertanya apa nama pisang tersebut, tidak ada yang menjawab detail apa nama pisang tersebut. Namun sebagian orang mengatakan nama pisang tersebut bernama “Raja Sewu”.
Kemudian saya ditawarkan oleh pemilik untuk mencicipi bagian atas pisang yang sudah menguning. Rasa dari pisang tersebut agak sedikit asam, sayangnya tidak ada yang mau mengabadikannya untuk dokumen pribadi saya. ![]()
Ada yang mau pisang 1000..???
Blogged with Flock





Semakin banyak saja keganjilan di dunia ini, akibat transmutasi secara tidak sengaja kali yah? Kontaminasi bahan kimia yg tidak di sengaja, akibatnya gen-gen pisang jadi bisa seperti itu, termasuk terjadi pada tanaman lain, hewan bahkan manusia. Apakah ini kuasa Allah?
Pisang sewu, di kampung saya dulu, Manduraga, Kalimanah, Purbalingga, sering saya lihat. Tapi entah ke mana anak-anak pisangnya. Sepertinya sulit berkembang alamiah.
wew….
masuk guiness book ngga tuh ?
aneh ya…..
bisa gak dibuat pisgor …. bisa gak dipake buat bawaan lamaran bersama roti buayaaaaaa.
tiap hari bakal bikin pisgorcok mulu tuh..hmm..nyam nyam
Mr-Jaz, Maya:
pisang goreng, gak enak di goreng tuh pisangnya (Kata pemiliknya). Klo untuk roti buaya mungkin bisa, buat gigi buayanya.
Kalau buat saya tidak merasa heran, soalnya waktu di kampung saya sering menjumpai pisang seperti itu. Di kampung saya namanya juga pisang seribu, sama ya dengan nama di jakarta.
wah tingginya hampir se tinggi aku …
cooolll