Daily Share

Musim Demam Gak Mau Kalah dengan Teh Tawar Hangat

12.18.06 | 1 Comment

http://bwrc.eecs.berkeley.edu/People/Grad_Students/huifangq/food/HuifangCookings/edited/tea.jpgSeperti kita ketahui diawal desember hampir seluruh wilayah Jabotabek atau mungkin seluruh belahan Indonesia sudah mulai dilanda oleh musim penghujan. Jika sebelumnya suhu ruangan rumah kita sedikit tinggi, maka desember ini pastinya akan turun yang menyebabkan lebih dingin dibandingkan musim kemarau lalu. Mungkin ini juga yang dijadikan alasan oleh kebanyakan teman-teman saya untuk melakukan akad nikah serta resepsinya dibulan haji yang identik dengan musim hujan.

Beda dengan saya dan rekan-rekan dikantor umumnya pada pekan ini cukup banyak yang terkena Flu & Demam yang mungkin disebabkan oleh perubahan cuaca, hujan yang hampir setiap hari turun dengan kuantitas yang cukup bervariatif, mulai rintik-rintik hingga deras. Memang tidak kronis penyakit yang saya dan rekan-rekan dikantor, hanya saja membuat suasana kerja menjadi tidak semangat, karena hampir setiap menit sekali harus mengeluarkan cairan dari hidung yang disebabkan oleh Flu tersebut.

Saya tidak memilih untuk ke dokter bukan karena alasan tidak punya uang atau takut disuntik, tetapi perasaan saya yang tidak perlu membawa penyakit ini ke tangan dokter. Dengan mengkonsumsi minuman-minuman yang menurut saya dapat menormalkan suhu tubuh, sudah membuat kondisi saya sedikit membaik.

Minuman favorit saya ketika demam dan flu adalah, teh tawar panas. Memang saya tidak langsung meminumnya, tetapi sedikit meniup pada bagian atas teh membuat suhu hangatnya terasa oleh tubuh, apalagi ketika teh tawar tersebut sudah diminum, hidung yang tersumbatpun sedikit membaik. Ide minum teh tawar hangat tersebut datang dari ibunda tercinta, yang hampir setiap pagi beliau menyiapkannya untuk saya dan adik-adik saya.

Teh yang saya minum bukan teh instan atau lebih identik kita sebut teh celup, melainkan teh yang masih berupa daun serta batang-batang yang harus kita masak terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang optimal. Memang agak sedikit merepotkan, tetapi menurut saya rasa teh tersebut lebih alami jika kita bandingkan dengan teh instan yang mudah penyajiannya.

Mungkin kebiasaan saya ini dapat ditiru, siapa tau teman-teman yang lain juga mendapatkan hasil seperti yang saya rasakan saat ini. :-)

Blogged with Flock

Share/Save/Bookmark

Related Post

  • No Related Post
Great Mobile Sites

1 Comment

speak up

Add your comment below, or trackback from your own site.
Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

:

:

Comment Preview

« Telat Berapa Bulan…???
» Dunia Blog Juga Penuh Saingan